Pages

Senin, 02 Maret 2015

Mangkasara'

Nama Mangkasara' (baca: Makassar) tertulis dengan rangkaian kalimat yang indah pada "Kitab Negarakertagama Pupuh 14/3" Karya emas Mpu Prapanca. Diabad ke 14 Masehi. Dengan menyebut nama Mangkasara' (Makassar), Bantayan (Bantaeng), Silajara' (Selayar), yang keberadaannya di Pulau Sulawesi. Sebagai wilayah taklukan Kerajaan Majapahit, yang kala itu dipimpin oleh Mahapati Gajah Mada, sebagai Panglima Perang yang sungguh tersohor.
Walaupun demikian, Raja Gowa Tumapa'risi Kallonna, Raja Gowa ke IX, yang memerintah 1510 - 1546 Masehi. Diperkirakan adalah Raja dan Tokoh, yang pertamakali mengembangkan Butta Mangkasara' (baca: Tanah Makassar). Raja Gowa, tersebut memindahkan pusat kerajaan dari wilayah pedalaman ketepian pantai. Lalu membangun benteng dimuara Sungai Je'neberang kemudian mengangkat Kepala Syahbandar, untuk mengatur lalu lintas perdagangan dimasanya.
Abad ke 16. Butta Mangkasara', telah menjadi kawasan pusat perdagangan yang dominan di Nusantara sekaligus kota terbesar di Asia Tenggara. Raja - Raja di Butta Mangkasara', menerapkan kebijakan perdagangan bebas yang ketat. Seluruh pengunjung ke Mangkasara', dengan tujuan melakukan perniagaan disana. Raja Gowa dan Kepala Syahbandar Mangkasara', menolak keras upaya VOC (Vereenigde Ostindische Compagnie) yang berarti Kongsi dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda, yang memiliki monopoli untuk aktifitas perdagangan di Asia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar di atas caranya
1. Masukkan Komentar anda di kolom komentar
2. Pada Kotak "Beri Komentar sebagai" pilih akun yang ada pada pilihan.
3. klik publikasikan.
5. isi code capta
6. tekan enter atau publikasikan.

Anda di perbolehkan berkomentar dengan memperhatikan hal-hal berikut:
1. Komentar jangan mengandung SARA dan PORNO
2. Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan.
3. Tidak Boleh SPAM
4. Jangan meninggalkan Link aktif pada komentar. Komentar dengan Link Aktif akan dihapus.
5. Berkomentarlah sesuai dengan topik artikel