Home » » Kisah cinta Datu' Museng dan Putri Maipa Deapati.

Kisah cinta Datu' Museng dan Putri Maipa Deapati.

Written By Unknown on Senin, 02 Maret 2015 | 16.00

Kisah cinta
Datu' Museng dan Putri Maipa Deapati.
Cerita berawal ketika terjadi kekacauan di Butta Gowa (baca: Tanah Gowa) yang diakibatkan taktik adu domba penjajah Belanda, dimasa itu. Tersebutlah nama Karaeng Addangareng, dengan sangat terpaksa harus melarikan diri bersama cucu kesayangannya yang bernama Datu' Museng, untuk pergi meninggalkan kampung halamannya demi atas nama harga diri. Dalam kepergiannya Karaeng Addangareng dan Datu' Museng, pelayarannya pun menuju kenegeri kesultanan Lombok (Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat). Sekian lama bermukim di Pulau Lombok, kala itu! Datu' Museng, perawakannya semakin dewasa dan berkarakter pemberani.
Suatu waktu Datu' Museng, berkesempatan bertemu dengan seorang putri yang sungguh cantik rupawan dan elok perangainya yang bernama Maipa Deapati (Putri Sultan Lombok) di Pondok Pesantren Mempewa dalam rangka acara Pengajian disela - sela pengajian tersebut pandangan pertama Datu' Museng, terbetik dalam bathinnya seketika rasa jatuh cinta terhadap Maipa Deapati. Namun cintanya harus kandas dikarenakan cinta terlarang.
Share this article :

3 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar di atas caranya
1. Masukkan Komentar anda di kolom komentar
2. Pada Kotak "Beri Komentar sebagai" pilih akun yang ada pada pilihan.
3. klik publikasikan.
5. isi code capta
6. tekan enter atau publikasikan.

Anda di perbolehkan berkomentar dengan memperhatikan hal-hal berikut:
1. Komentar jangan mengandung SARA dan PORNO
2. Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan.
3. Tidak Boleh SPAM
4. Jangan meninggalkan Link aktif pada komentar. Komentar dengan Link Aktif akan dihapus.
5. Berkomentarlah sesuai dengan topik artikel

 
Support : Amalkan Ilmu Berbagi Untuk Semua | Blog SEO Arul
Copyright © 2013. Amriani Hamzah Dara Daeng Makassar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger